Friday, 2 December 2016 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00, Support 24 Jam Via SMS atau BBM
Home » Kabar Terkini » Kronologis Penganiayaan Perawat Di RS DKT Lampung Yang Dilakukan Oleh Dokter Orthopedi

Kronologis Penganiayaan Perawat Di RS DKT Lampung Yang Dilakukan Oleh Dokter Orthopedi

Kronologis Penganiayaan Perawat Di RS DKT Lampung Yang Dilakukan Oleh Dokter Orthopedi
Ditambahkan pada : June 26th, 2013
Dilihat : 1,706 kali
Kategori : Kabar Terkini
Share it! Bagikan info produk ini kepada teman Anda

Customer Service CV. Bintang Laut Alkesindo (Alkes-Software SIM-Desain Web) siap melayani dan membantu Anda.

Pada suatu ketika kami berbincang santai dengan sesama Tim Bedah sambil menunggu pasien diantar ke kamar operasi. Berbagai tema diskusi kami lontarkan dengan suasana yang akrab. Di tengah diskusi kami tergelitik dengan cerita tentang penganiayaan perawat oleh seorang dokter di Lampung. Walaupun ceritanya tidak tuntas tapi cukup membekas diingatan saya, sehingga membuat penasaran, bagaimana sebenarnya hal itu bisa terjadi ? Diskusi kami pun terhenti setelah ada tanda bel”masuk” pertanda pasien sudah diantar ke kamar operasi.

korban

Selang beberapa hari kemudian, saya mencoba browsing diinternet mencari informasi tentang penganiayaan perawat yang dilakukan oleh dokter Orthopedi di RS DKT Lampung, berikut informasi yang saya dapatkan :

Perawat sebagai sebuah profesi juga kerap terlibat dalam kejadian penganiayaan, ada diantaranya sebagai pelaku, tapi lebih kerap lagi menjadi korban yang babak belur. Satu penganiayaan yang brutal dan tidak berperikemanusiaan minggu ini baru saja dialami oleh seorang perawat. Dilakukan oleh seorang oknum dokter spesialis orthopedi berinisial T di sebuah Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (RS DKT) yang beralamat di jalan Dr. Rivai No. 7 Bandar Lampung.

Perawat berinisial Y ini, telah mengalami penganiayaan fisik yang cukup berat. Pelaku yang seorang dokter dari kalangan militer dengan fisik yang terlatih, tentu saja bukan tandingan yang sepadan bagi perawat Y yang bukan orang militer. Akibatnya tentu saja korban tidak mampu untuk melakukan perlawanan. Korban pun babak belur.

Pelaku naik pitam atas alasan yang sepele, yaitu karena perawat Y membantah perkataan pelaku yang mengatakan bahwa “perawat adalah pembantu dokter”. Debat di kawasan rumah sakit itu berujung dengan tindak penganiayaan. Pelaku yang marah besar memukul perawat Y secara membabi-buta, tidak ada perlawanan yang berarti, bahkan ketika korban terjerembab di lantai pun pelaku terus mengejar dan menghujaninya dengan bogem mentah.

Pada saat kejadian tidak diketahui apakah ada yang memisahkan atau tidak. Informasi yang didapatkan saat ini masih terbatas karena hampir sebahagian besar saksi kejadian tutup mulut dan tidak bersedia untuk berkomentar. Bahkan hingga beberapa hari setelah kejadian, tidak satupun media online atau offline di Bandar Lampung yang memberitakan tindak kekerasan dokter orthopedi T yang asal tentara ini terhadap perawat Y. Ada indikasi pelaku adalah orang yang memiliki dukungan kuat sehingga peristiwa ini sengaja ditutupi dari media.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Berdasarkan informasi dari pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lampung yang mengunjungi korban di rumah sakit, terverifikasi bahwa kejadian ini memang telah dialami oleh perawat Y. Photo dibawah ini adalah keadaan sebenar dari perawat Y setelah menjalani operasi rekonstruksi hidung yang dilakukan pada hari Senin tanggal 17 Juni 2013 lalu.
Keadaan korban saat ini wajahnya masih terlihat lebam, terutama dibawah mata. Nafas hanya bisa menggunakan mulut karena kedua hidung masih terpasang tampon. Sungguh brutal sekali perilaku dokter T itu. Silakan perhatikan sekali lagi keadaan perawat Y dalam photo diatas, sungguh miris sekali bukan?

Kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Korban maupun perawat-perawat lain yang pernah dianiaya sepreti ini pasti merasakan sakit yang tidak terperi. Malu bahkan sakit hati. Begitupun profesi telah tercoreng oleh ulah oknum dokter spesialis orthopedi yang perilakunya tidak ubahnya seperti preman pasar yang tidak berpendidikan.

Pelaku – dokter spesialis orthopedi berinisial T – harus dihukum sesuai aturan yang berlaku di negara ini. Tidak boleh dibiarkan dan dimaafkan begitu saja. Biarkan pelaku meringkuk di penjara sebagaimana pelaku penganiayaan terhadap pramugari yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu.

Kepada organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, proses kejadian ini dengan segera. Jangan sampai ada lagi perawat-perawat Y lain yang menjadi korban, jangan sampai ada lagi dokter-dokter T lain yang arogan dan sewenang-wenang terhadap orang atau profesi lain.

Kepada organisasi profesi PPNI Lampung, laporkan dokter T ini ke polisi. Laporkan pula pelaku kepada atasannya di wilayah teritorial Korem Garuda Hitam, juga atasannya lagi di Pomdam II Sriwijaya, bila perlu sampai Panglima TNI AD dan Presiden Republik Indonesia. Tidak lupa laporkan pula kepada dinas kesehatan dan instansi terkait.

Kepada PPNI Lampung, laporkan pula pelaku kepada Komnas HAM ataupun LBH yang ada disana. Pastikan bahwa pelaku diproses sebagaimana rakyat Indonesia lain yang lalai dan melakukan tindak kriminal.

Kepada rekan sejawat perawat di seluruh Indonesia, bantu sebarkan informasi ini ke media online dan offline. Kita awasi proses hukum untuk semua kasus penganiayaan terhadap perawat, termasuk kasus terhadap perawat Y ini. Bantu agar media mau untuk memberitakan aksi brutal yang dialami perawat ini. Sumber artikel

Anda menemukan artikel ini dengan kata kunci (keyword):

mencari pelatihan perawat orthopedi (1),lowongan kerja perawat di rumah sakit bandar lampung (1),lowongan kerja perawat di klinik bandar lampung (1),loker rumah sakit dkt bandar lampung (1),loker rs dkt bandar lampung (1),jam perawat lampung (1),gaji perawat rs dkt lampung (1),download video penganiayaan (1),diklat jd suster di lampung (1),dep pu (1)
KONTAK KAMI ( Fast Respond )
*Kami siap melayani Anda dengan sepenuh hati!
Hotline : 081 2296 3536 atau Whatsapp : 081 2296 3536
SMS Center : 081 2296 3536
BBM : 5285429C
Via Yahoo Messenger :

Tulis komentar Anda tentang Kronologis Penganiayaan Perawat Di RS DKT Lampung Yang Dilakukan Oleh Dokter Orthopedi



Silahkan Baca Artikel/Produk Kami Lainnya :close
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
Hotline : 081 2296 3536 atau Whatsapp : 081 2296 3536 SMS Center : 081 2296 3536 BB Messenger : 5285429C bintanglautalkesindo@gmail.com
eXTReMe Tracker